Renungan/Humor

PERSEKUTUAN YANG SALING MENOLONG

Posted on Kamis, 16 Desember, 2010 by saatteduh

– Diambil dari Renungan Gereja Kristen Yesus  Jemaat Green Ville –

Bacaan Alkitab hari ini: Galatia 6

Persekutuan orang percaya adalah sarana yang Allah berikan kepada kita agar kita dapat bekerjasama dan saling menolong untuk bertumbuh se­cara rohani menjadi serupa dengan Kristus.

Rasul Paulus mengingatkan orang percaya untuk hidup saling tolong-menolong. Iman orang percaya akan bertumbuh le­bih cepat bila kita hidup dalam lingkungan saudara-saudara seiman yang saling mendukung. Masing-masing di antara kita bisa berperan penting terhadap pertumbuhan iman saudara kita, khususnya saat salah seorang saudara sei­man kita melakukan suatu pelanggaran atau jatuh dalam dosa. Kehidupan iman orang percaya tidak selalu bisa berjalan mulus. Bila kita tidak bersikap menghakimi saat salah seorang saudara kita jatuh ke dalam dosa, melainkan kita bersedia menolong dengan mendorong orang itu untuk kembali kepada Kristus dan meninggalkan dosanya, berarti bahwa kita telah memenuhi hu­kum Kristus (6:1-2).

Apakah gereja tempat Anda beribadah telah memenuhi hukum Kristus, yaitu bahwa setiap anggota jemaat bersikap peduli terhadap keadaan se­sama saudara seiman dan berperan aktif untuk menolong saudara seiman yang sedang jatuh ke dalam dosa? Bagaimana dengan diri Anda sendiri? Apakah saat ini Anda hanya merupakan pengunjung gereja yang tidak peduli terhadap keadaan gereja Anda atau Anda adalah anggota gereja yang sadar bahwa Anda merupakan bagian dari tubuh Kristus yang memiliki tanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan rohani anggota-anggota tubuh Kris­tus yang lain? Bila saat ini Anda hanya memperhatikan diri sendiri, ingatlah bahwa Anda pun suatu saat akan memerlukan pertolongan orang lain. [LH]

Ibrani 10:25 

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang,  tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.”

 

HUMOR  ROHANI (by. Hendrik.Pical)

Ada Seorang Pendeta anaknya bernama Bram, anak ini adalah anak yang paling setia mungkin karena anak dari keluarga seorang Pendeta/Hamba Tuhan, pada suatu hari minggu Bapak dari Bram yang Pendeta ini punya giliran untuk Khotbah di Gereja, tetapi satu kebiasaan yang buruk dari Pendeta tersebut yaitu kalau mau naik mimbar harus minum sopi satu atau dua sloki dulu, katanya supaya lancar Khotbahnya diatas mimbar, karena waktu untuk ibadah minggu sudah tinggal 20 menit lagi terpaksa Bapak Pendeta harus buru-buru ke Gereja dan beliau berpesan kepada anaknya Bram cepat ko pergi di Tete Lukas yang bisanya disapa TETE  UKA bilang beliau kasih sopi 1 botol dulu karena Bapa mau Khotbah di ibadah satu nanti pulang gereja baru Bapa bayar kasih lunas,lalu Bram buru-buru untuk pergi ke kios Tete Uka sampai disana Bram bilang for Tete Uka” Bapa Bilang kasih sopi 1 botol dulu karena Bapa mau naik Mimbar untuk Khotbah” lalu Jawab Tete Uka for Bram “ini Botol Ko pergi bilang Bapa bayar hutang lama dolo baru ambil baru lalu Ko balik kesini, Bram buru-buru balik kerumah ternyata Bapanya sudah ke Gereja dan ibadah sudah berjalan lalu Bram menyusul ke gereja ternyata saat Bram tiba baru mau Khotbah lalu Bram masuk dan duduk di kursi yang paling depan sambil memegang Botol kosong yang diberikan oleh Tete Uka sambil mengingat pesan Tete Uka yaitu “Bayar Hutang lama dolo baru ambil baru” Saat itu Bapak Pendeta Berkhotbah dari Injil LUKAS dan di tengah-tengah Khotbah Bapak Pendeta berseru dengan suara nyaring kepada Jemaat katanya”Apa kata injil Lukas saudara…saudara….Kemudian Bram berdiri dengan memegang Botol Sopi yang kosong dan berseru dengan suara lantang katanya”Tete Uka bilang bayar hutang lama dolo baru ambil baru”lalu Bapak pendeta berseru sekali lagi ” Apa kata injil LUKAS saudara…..saudara…..lalu Bram Berdiri untuk kedua kalinya dan berseru dengan suara keras katanya”Tete Uka bilang bayar hutang lama dolo baru ambil baru”. ha…ha…ha…. Jemaat semua tertawa.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s